Ada jarak yang selalu membatasi jangkauan kita.Sejak pertama ku eja namamu,hingga kini ketika aku sanggup menghafalnya.Terlalu banyak kata yang tak sanggup ku baca dari bening matamu.Selalu ada rahasia tersimpan di dalamnya,aku tak pernah tahu.Kurasa takdir memperkenalkan kita dengan cara yang berbeda.Dari bahasa mata dan dunia yang jauh berbeda pula.Aku tak tahu apa yang tersimpan di hatimu.Namun kau tahu pasti,ada perasaan berbeda saat berada di dekatmu,bahkan dengan diammu sekalipun.Kita mulai berbicara meski dengan isyarat yang tak sama.Namun sekali lagi,aku tak pernah tahu apa yang tersimpan di hatimu.Lantas ku biarkan saja gemuruh ini mengalir di hati dan otakku.Ku biarkan saja semua pertanyaan itu mencabik-cabik nuraniku.Maka,cukup ku titipkan kerinduanku yang membuncah ini pada air bening yang mengalir di sudut mataku.
Senandung Angin
Advertisement
4 responses to “Senandung Angin”
Bagus Priawan
July 20th, 2011 at 10:41
miss u too
masaw
July 20th, 2011 at 16:04
i miss you
sholehudin5
October 10th, 2011 at 18:41
eaaaaaaaaaa, dika penggemarnya banyak
ahdika
October 11th, 2011 at 13:12
ahahaha, baru tau yaa??